Senin, 10 Maret 2014

Dear U.S.A



Amuntai, Januar 27th 2014
                   Dear U.S.A Ambassador
            . Let me introduce my self. My name is Angga Dwi Syahputra. I was born on May 7th 1996. And now, I studied at SMAN 1 Amuntai, XII Social Program 1. My hobby is mostly the same like the other children. But usually at night I spend my time with reading books about travelling, biography, motivation, and scholarship. Especially the scholarship from your country. And about the travelling book, I feel my life is like a traveler. And I promise one day, if I already grown up and have a lot of money, I will visiting your country. I really amazed with everything in your country. Especially the movie. Since I was a kid until now, so many movies that I’ve been watched. One of my favorite movie right now is “White House Down”. It is really a great movie. If you already watched it, I believe you would like it.  
            Everyone know that your country is a very strong country. Everything can be found in U.S.A. And that’s why I send this letter.  The United States has economic interests, commercial, and security in Indonesia. The relationship between Indonesia and the United States are positive and continued to rise since the election of President Yudhoyono in October 2004. United States played an important role in the independence of Indonesia in the late 1940s. Cooperative relationship still exists until now. United States and Indonesia have the same goal in maintaining peace, security, and stability of the region and engage in a dialogue on regional security threats. I don’t know what will happen if Indonesia didnt cooperate with America. There may be no America’s company in here , the scholarship to the United States, and even there are no Indonesian people who can lives in America, and vice versa.
Although I’ve never been to America, but many people will be agree that U.S.A is a destination country for the student around the word for continue for their education. Every students are competing to study in your country. Obviously with getting the scholarship. Which is the same as what I want. My biggest target is I can get to school there by getting the scholarship. I don’t know when I can visit your country. Maybe someday I can visit America in my holiday or study. My biggest hope is to go study abroad by getting the scholarship from U.S.A.
            I hope you can answer this letter. Maybe I can get some information about how to get scholarship in your country. Or you can send me a book about the beauty of your country. And it is just out of my curiousity, which places that I have to visit if I go to your country? I hope I can have a miniature of something that is famous from your country, like a miniature of Liberty. Thank you so much for taking the time to read a letter from me. If someday I can get the scholarship from your country, I would say “You Can Take Me Out From Indonesia but You Can't Take Indonesia Out From Me". Thanks Sir !
                                                                                                                                   Sincerely yours,

                                                                                                                               Angga Dwi Syahputra

Akhir Uas



Tuhan mengingatkanku~
Ketika itu sabtu malam, aku berniat untuk  membeli sebungkus nasi goreng. Toh kenapa Cuma sebungkus ? ya, orang tuaku lagi di luar kota. Itu kulakukan setelah salat magrib. Diperjalanan aku diberhentikan oleh sebuah tiang yang memiliki lampu berwarna merah, hijau, dan kuning. dan kali ini sedang berwarna merah. Aku berhenti sejenak melihat pengendara lainnya berlalu lalang diseberang sana. Eeeeiittss disebelah ternyata ada dua orang cewek yang kelihatannya mau malam mingguan. Terlihat dari pakaian yang dipakainya. Eeeeittss suara mereka nyaring sekali sampai masuk kedalam telingaku yang telah tertutup oleh helm. Dijalan raya ngomong kencang-kencang! Geramku dalam hati. Setelah kupikir-pikir tak apalah mereka jalan-jalan dimalam hari. Toh mereka cewek yang nantinya akan dinafkahi oleh pasangannya. Lah aku ? jika aku jadi laki-laki yang keluar malam untuk merayakan malam minggu ? apakah pantas ? sangat tidak pantas pikirku ! karena aku nanti diwajibkan untuk menafkahi. Lagi-lagi Tuhan mengingatkanku akan keberhasilanku.
Lampu di tiang itupun berubah menjadi hijau tanda aku diperbolehkan melaju.

Sebuah pengharapan sang pengorbanan kecil~
Senang rasanya menyelesaikan urusan ini. Sabtu siang dan sore kukorbankan untuk les di rumah guruku. Begitupun malam mingguku, yang biasanya kuhabiskan untuk menonton keleksi filmku, malah kuhabiskan untuk menjawab soal UAS matematika yang diberikan kepadaku. Malam minggu kukorbankan! Hal ini bukan tanpa sebab kulakukan. Seiring mengejar ketertinggalanku akan hal ini. Paginya, aku lari pagi bersama teman-teman seraya menghilangkan jenuh sesaat. Kusambung pagi sampai siang ku kerjakan tugas lagi. Dan akhirnya selesai. Banyak teman-teman kulihat di status sosial media mereka capek atau mengeluh. Karena kedua hal itu sangat dekat. Tetapi dalam prinsipku, aku tak mengenal kata “ mengeluh “. Sebagian dari mereka hanya memikirkan, bukan untuk dikerjakan. Jelas hal itu akan membuat sebuah beban pikiran bertambah. Semoga ini akan menjadi sebuah pelajaran bagiku untuk mencintai sebuah proses kehidupan yang berorientasi pada masa depan. Semoga hal ini akan menjadikan motivasi untukku agar selalu konsisten dijalanku. Ini hanya merupakan pengorbanan kecil dengan penuh harap pengorbanan sedang sampai pengorbanan besar akan aku lakukan juga. Keep smile great boy!

Minggu, 11 Mei 2014

!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Hai. silakan pindah ke blogku yang satunya http://desawesome.blogspot.com/

Senin, 10 Maret 2014

Dear U.S.A



Amuntai, Januar 27th 2014
                   Dear U.S.A Ambassador
            . Let me introduce my self. My name is Angga Dwi Syahputra. I was born on May 7th 1996. And now, I studied at SMAN 1 Amuntai, XII Social Program 1. My hobby is mostly the same like the other children. But usually at night I spend my time with reading books about travelling, biography, motivation, and scholarship. Especially the scholarship from your country. And about the travelling book, I feel my life is like a traveler. And I promise one day, if I already grown up and have a lot of money, I will visiting your country. I really amazed with everything in your country. Especially the movie. Since I was a kid until now, so many movies that I’ve been watched. One of my favorite movie right now is “White House Down”. It is really a great movie. If you already watched it, I believe you would like it.  
            Everyone know that your country is a very strong country. Everything can be found in U.S.A. And that’s why I send this letter.  The United States has economic interests, commercial, and security in Indonesia. The relationship between Indonesia and the United States are positive and continued to rise since the election of President Yudhoyono in October 2004. United States played an important role in the independence of Indonesia in the late 1940s. Cooperative relationship still exists until now. United States and Indonesia have the same goal in maintaining peace, security, and stability of the region and engage in a dialogue on regional security threats. I don’t know what will happen if Indonesia didnt cooperate with America. There may be no America’s company in here , the scholarship to the United States, and even there are no Indonesian people who can lives in America, and vice versa.
Although I’ve never been to America, but many people will be agree that U.S.A is a destination country for the student around the word for continue for their education. Every students are competing to study in your country. Obviously with getting the scholarship. Which is the same as what I want. My biggest target is I can get to school there by getting the scholarship. I don’t know when I can visit your country. Maybe someday I can visit America in my holiday or study. My biggest hope is to go study abroad by getting the scholarship from U.S.A.
            I hope you can answer this letter. Maybe I can get some information about how to get scholarship in your country. Or you can send me a book about the beauty of your country. And it is just out of my curiousity, which places that I have to visit if I go to your country? I hope I can have a miniature of something that is famous from your country, like a miniature of Liberty. Thank you so much for taking the time to read a letter from me. If someday I can get the scholarship from your country, I would say “You Can Take Me Out From Indonesia but You Can't Take Indonesia Out From Me". Thanks Sir !
                                                                                                                                   Sincerely yours,

                                                                                                                               Angga Dwi Syahputra

Akhir Uas



Tuhan mengingatkanku~
Ketika itu sabtu malam, aku berniat untuk  membeli sebungkus nasi goreng. Toh kenapa Cuma sebungkus ? ya, orang tuaku lagi di luar kota. Itu kulakukan setelah salat magrib. Diperjalanan aku diberhentikan oleh sebuah tiang yang memiliki lampu berwarna merah, hijau, dan kuning. dan kali ini sedang berwarna merah. Aku berhenti sejenak melihat pengendara lainnya berlalu lalang diseberang sana. Eeeeiittss disebelah ternyata ada dua orang cewek yang kelihatannya mau malam mingguan. Terlihat dari pakaian yang dipakainya. Eeeeittss suara mereka nyaring sekali sampai masuk kedalam telingaku yang telah tertutup oleh helm. Dijalan raya ngomong kencang-kencang! Geramku dalam hati. Setelah kupikir-pikir tak apalah mereka jalan-jalan dimalam hari. Toh mereka cewek yang nantinya akan dinafkahi oleh pasangannya. Lah aku ? jika aku jadi laki-laki yang keluar malam untuk merayakan malam minggu ? apakah pantas ? sangat tidak pantas pikirku ! karena aku nanti diwajibkan untuk menafkahi. Lagi-lagi Tuhan mengingatkanku akan keberhasilanku.
Lampu di tiang itupun berubah menjadi hijau tanda aku diperbolehkan melaju.

Sebuah pengharapan sang pengorbanan kecil~
Senang rasanya menyelesaikan urusan ini. Sabtu siang dan sore kukorbankan untuk les di rumah guruku. Begitupun malam mingguku, yang biasanya kuhabiskan untuk menonton keleksi filmku, malah kuhabiskan untuk menjawab soal UAS matematika yang diberikan kepadaku. Malam minggu kukorbankan! Hal ini bukan tanpa sebab kulakukan. Seiring mengejar ketertinggalanku akan hal ini. Paginya, aku lari pagi bersama teman-teman seraya menghilangkan jenuh sesaat. Kusambung pagi sampai siang ku kerjakan tugas lagi. Dan akhirnya selesai. Banyak teman-teman kulihat di status sosial media mereka capek atau mengeluh. Karena kedua hal itu sangat dekat. Tetapi dalam prinsipku, aku tak mengenal kata “ mengeluh “. Sebagian dari mereka hanya memikirkan, bukan untuk dikerjakan. Jelas hal itu akan membuat sebuah beban pikiran bertambah. Semoga ini akan menjadi sebuah pelajaran bagiku untuk mencintai sebuah proses kehidupan yang berorientasi pada masa depan. Semoga hal ini akan menjadikan motivasi untukku agar selalu konsisten dijalanku. Ini hanya merupakan pengorbanan kecil dengan penuh harap pengorbanan sedang sampai pengorbanan besar akan aku lakukan juga. Keep smile great boy!